Sabtu, 07 November 2020

Era millenial dan Generasi nya

Millenial atau era sekarang ini dimana Generasinya yang sudah begitu banyak kemajuan dan juga kemudahan bagi kita semua yang masih tinggal di dunia. Millenial, secara harfiah kalau aku terjemahkan sendiri itu seperti millenum. Aku jadi ingat tahun 2000 atau 20 tahun yang lalu disebut tahun milenium. Tapi di dalam film Transformer Revenue Of The Fallen atau disingkat ROTF, tokoh the Fallen mengatakan ia telah menunggu 1 millenia untuk bisa turun ke Bumi agar bisa mendapatkan key (baca:kunci) untuk menyalakan mesin untuk memanen energon. Energon adalah sumber daya yang diperlukan untuk kehidupan para robot Transformer. Ingat postingan sebelumnya kalau aku suka robot, dalam film ROTF The Fallen katanya telah menunggu satu Millenia atau atau satu Milyar tahun. Artinya Dunia kita ini sudah berumur 1 Milyar tahun. Kurang lebih. Bisa dikatakan Generasi millenial atau Generasi kita sekarang adalah Generasi yang masih ada atau hidup setelah dunia berusia 1 milyar tahun. Saya hanya cocokologi, jangan dianggap serius..

Bukankah saat ini adalah tahun 2020, kok dunia sudah berusia satu Milyar tahun? 

Memang benar sekarang tahun 2020 masehi, tapi tahukah kamu kapan penetapan satu Masehi itu ditetapkan?? Sebelum 1 Masehi ditetapkan juga ada istilah Before Century atau dalam bahasa Indonesia sebelum Masehi yang disingkat SM. Sebelum Masehi atau sebelum perhitungan tahun itu ditetapkan atau dirumuskan apakah dunia ini belum memiliki kehidupan? Lantas menurut kamu dizaman itu belum ada satu manusia pun yang tinggal di dunia? Siapa yang tahu?
Kemampuan dan pengetahuan saat ini masih sangat terbatas. Meski Generasi terus berganti, era silih berganti, dan pengetahuan semakin maju, apakah semua isi dunia bisa diketahui oleh manusia. Saya rasa belum. Kita hanya mahluk kecil yang kaya akan keterbatasan, tapi banyak diantara kita yang merasa hebat dan seakan tak terbatas. Jika pembanding hanya manusia lain mungkin ada yang lebih baik atau lebih buruk dari kita. Namun jika kita bandingkan dengan alam semesta, saya rasa pengetahuan kita masih jauh. 



Dunia yang penuh tanda tanya akan selalu menjadi pertanyaan menarik bagi saya secara pribadi. Bagi yang lain sih aku tidak tahu. Menariknya menurut aku adalah, kita terbedakan antar kasta dan banyak hal lainnya, namun disisi lain, kita itu sama ketika mati akan membusuk pula. Jika mereka yang tidak ingin mayatnya membusuk pastinya akan ada perawatan khusus. Mummy misalnya. .

Generasi millenial banyak mendapat kemudahan dari kemajuan tekhnologi informasi dan lainya. Ingatlah dulu manusia melaksanakan transaksi dengan barter, zaman itu dimana uang belum dicetak. Coba bandingkan dengan zaman sekarang, uang saja sudah digital, tidak hanya cash / ada fisiknya. Sekarang kita bisa mendigitalkan uang kita menjadi saldo. Misalnya saldo OVo, Dana, go-pay, atau virtual money yang lain. 
Banyak manfaat yang kita dapatkan tentunya dengan semua itu. Misalnya kita tidak perlu repot membawa uang puluhan, ratusan milyar untuk membayar Gaji karyawan. Misal anda seorang owner perusahaan. Cukup dengan transfer sambil duduk, semua sudah terselesaikan. Mengurangi resiko perampokan dan kejahatan dijalan ketika membawa uang dalam bentuk cash. Tapi kalau perampokan dan pencurian uang dengan online itu beda urusannya ya...

Era millenial juga berdampak pada lapangan pekerjaan. Jika dulu pekerjaan mungkin harus dilakukan ditempat kerja secara langsung atau on the spot, sekarang bisa vertual. Misalnya input data, pengetikan, desain, atau yang lain. 

Lapangan pekerjaan baru juga banyak terbuka, misalnya era digital sekarang bisa menjadi peluang usaha seseorang memiliki toko virtual atau online shop. Bisa menjadi influenser, YouTubers atau yang lain. 

Dampak Covid-19 sekarang ini, banyak yang kehilangan pekerjaan dan juga menurunkan penghasilan. Karena itu banyak diantara kita yang mulai banting setir kearah yang lebih digital sebagai alternatif untuk mencari uang. Misalnya menjadi YouTubers. Atau hal lain, yang pada intinya semua pekerjaan itu bisa dilakukan dari dalam rumah. Karena itu muncul istilah WFH atau work from home.

Di era millenial ini, dengan aplikasi kita bisa melakukan pembelajaran atau belajar secara virtual dengan murid (biasanya dilakukan oleh instansi sekolah). Bahkan seminar juga bisa dilakukan dengan cara demikian. Sangat-sangat membantu kemajuan teknologi di era millenial ini. Terutama bagi mereka yang terdampak langsung covid-19. 

Era millenial ini akan terus berkembang kedepan. Menyongsong tujuan yang nantinya akan lebih memudahkan manusia, bahkan untuk manusia era sekarang yang sudah merasa termudahkan oleh perkembangan teknologi. Lantas siapa yang akan jadi pemenang apakah anda? Atau malah orang lain? Siapa yang tahu. Semua itu masih misteri. Future is mistery. 
Jangan takut pada masa yang terus berubah, khawatir lah jika kita tidak bisa mengikuti perubahan itu, karena mungkin kita akan tergerus / bahkan terhapus oleh seleksi masa.

Salam...
Fikar Lunggana.

Latest
Next Post

0 komentar: